Pameran Kartun Asia: Budaya Anak Muda Asia

16 Mei


Hari Kamis, 15 Mei kemaren aku n beberapa teman kantor “ngabur” ke gedung Summitmas untuk ngunjungin pameran Kartun Asia yang diselenggarakan oleh The Japan Foundation.

Menarik, karena tema tahun ini (ternyata pamerannya udah diadain rutin mulai tahun 1995, dan ini adalah pameran yang ke-11!!) adalah “Budaya Anak Muda Asia”. Pamerannya diikutin oleh 10 kartunis dari 10 negara Asia: Bangladesh, China, India, Indonesia (Benny Rachmadi, kartunis Benny & Mice - Kompas), Jepang, Malaysia, Filipina, Sri Lanka, Thailand dan Vietnam. Masing-masing kartunis mencoba menggambarkan budaya anak muda dari masing masing Negara.

Dari yang aku tangkap,, beberapa dari para kartunis (tidak sengaja) menggambarkan isu yang sama: televisi, internet, alat / gadget komunikasi (hape, mp3player), dan mode pakaian (fashion).

Secara tersirat semua itu mendeskripsikan pergeseran budaya tradisional menjadi budaya “modern” (yang ternyata seragam):

  1. naiknya tingkat konsumerisme anak muda (untuk mendapatkan gadget paling canggih),
  2. kecenderungan generasi muda menonton televisi (daripada nonton pertunjukan budaya lokal di gelanggang/teater) yang sebagian besar isinya ngga mendidik,
  3. mewabahnya kehidupan dunia maya (aduuuhh,, bener bangeett,, aku udah mulai terasuki nii),
  4. mode generasi muda yang berkiblat ke Barat (semakin minim aja kain yang digunakan untuk membuat pakaian)

untuk yang tertarik mengunjungi pameran ini,, masih ada waktu kok (sampai tanggal 19 Mei / hari senin) di hall The Japan Foundation

dijamin gratis


Reactions:

Tulisan lainnya:

0 comments