Trekking ke Curug Cidahu: Lepas kaos kakimu!!

05 Januari

Akhir tahun 2016 ini kami sepakat untuk berkemah di Cidahu, Sukabumi. Jarak tempuh yang lumayan dekat (2.5 jam -menurut Google Maps- dari rumah menggunakan mobil pribadi) menuju kaki Gunung Salak tersebut membuat kami tertarik mengunjunginya. Kecamatan Cidahu mempunyai dua buah tempat perkemahan: Perkemahan Batu Tapak (milik Yulius Fanumbi) dan Bumi Perkemahan Cangkuang (milik Dinas Perhutani). Karena ingin pindah tidur di tengah hutan pinus, maka kami sepakat untuk menjejak Bumi Perkemahan Cangkuang.

Berangkat pukul 6.30 pagi, kami memasuki wilayah desa Cidahu sekitar jam 9.50 WIB. Setiap mobil yang memasuki kawasan Cidahu diwajibkan membayar retribusi untuk pembangunan daerah sebesar Rp 10.000. Tidak sampai 10 menit perjalanan, kami sudah memasuki kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Berbekal Rp 70.000, kami sudah mengantongi ijin untuk masuk dan mendirikan tenda. Kawasan ini tampak bersih dari sampah. Tidak ada pedagang keliling yang diijinkan masuk.

Ada beberapa lokasi camping ground milik Perhutani, salah satunya di Lembah Damar dan Pos Terakhir. Di Lembah Damar, sayangnya tidak ada tempat parkir yang "aman". Sementara di pos terakhir, tersedia tempat parkir mobil yang cukup luas, warung "serba ada", musholla dan toilet (yang semuanya milik penduduk).

Tidak buang waktu, kami segera mendirikan tenda di tepi tebing camping ground Pos Terakhir. Alhamdulillah, hujan deras turun saat tenda sudah terpasang sempurna dan anak-anak selesai makan. Semakin sore, semakin banyak rombongan pengunjung dan pendaki, baik yang remaja maupun keluarga. Tenda dan hammock pengunjung lain mulai memenuhi lokasi. Menjelang Isya, mulai terlihat api unggun menyala di tiap sudut camping ground. Berhubung saat itu ada perayaan tahun baru di pemukiman bawah, kami ikut "nebeng" menikmati kembang api yang meletup letup di langit.

Paginya, setelah sarapan, kami memutuskan untuk trekking ke Curug Cidahu yang jaraknya kurang lebih 0.5 km dari tenda. Tapi karena jalur tempuh berbatu, becek dan curam, kami membutuhkan waktu 30 menit untuk mencapai air terjun.

Berkemah di Bumi Perkemahan Cangkuang, Cidahu, Sukabumi


Alhamdulillah :) senang rasanya bisa sampai Curug Cidahu berempat. Sayangnya kami lupa bawa baju ganti, jadi kami terpaksa menahan diri untuk tidak berenang. Yak, dari sinilah ide judul lebay-nya berasal... ;)

Puas "bermain air" dan foto-foto wefie, kami balik ke tenda untuk beristirahat, menyiapkan makan siang dan bersiap pulang.




beberapa tips seputar berkemah:

  • "kepo"in tempat wisata tujuan: jarak tempuh, lokasi, kondisi cuaca
  • buat checklist apa saja yang harus dibawa, bisa dicek disini
  • susun menu makanan terlebih dahulu
  • bila memungkinkan, bawa coolbox (untuk menyimpan makanan yang sudah dimasak dan dibekukan)
  • bila memungkinkan membawa galon, bawa pompanya sekalian !! -sangat amat membantu sekali
  • bawa jerigen lipat untuk menampung air
  • bawa tisu basah untuk mengantisipasi bila malas antri masuk kamar mandi
  • siap sedia p3k

semoga bisa membantu :)


Reactions:

Tulisan lainnya:

0 comments




Subscribe