Agen Perubahan

18 Januari


Kutipan dari Barrack Obama terasa pas di hati saya saat ini. Senada dengan kutipan diatas, beberapa waktu lalu, founder Ibu Profesional, bu Septi juga menulis "penyemangat" instan di whatsapp group member Ibu Profesional Depok. Intinya adalah, fokus pada solusi.

Pun demikian dengan saat membersamai kedua putra kami; merawat dan mensuplai fitrah seksualitas mereka sesuai dosis. Ya, kami tahu dan paham mengenai ancaman-ancaman di dunia luar rumah, baik pergaulan bebas hingga lumrahnya hubungan sesama jenis. Ya, kami juga paham, bahwa kami tidak akan mampu merubah dunia persis seperti apa yang kami inginkan. Tidak akan pernah ada kata "sempurna", karena memang begitulah watak manusia. Tidak pernah merasa cukup, baik dari segi positif maupun negatif.

Yang bisa kami lakukan, adalah berfokus pada aksi nyata yang diterapkan (saat ini) di lingkungan terdekat, yaitu kedua anak kami. Menutup aurat, menjalin kedekatan dengan masing-masing anak, mendampingi mereka melakukan aktivitas sesuai gender dan menjelaskan pertanyaan-pertanyaan mereka dengan "the power of question" dan bahasa ilmiah. 

Sedekat apakah jalinan yang ingin kami bangun dengan kedua anak kami? Sedekat mungkin, karena waktu kami sebagai orang tua terbatas hingga sebelum mereka baligh. Pillow talk adalah cara saya menjalankan kedekatan. Sementara suami, lebih nyaman bercerita, mengajak bermain bola. Kami berdua mulai sadar, bahwa kami-lah agen perubahan yang selama ini kami cari.

We are the ones we've been waiting for.



Reactions:

Tulisan lainnya:

0 comments