Mesin Pelacak Waktu

31 Mei

Time tracking.
Sebegitu melenakannya waktu, hingga Allah bersumpah dalam firmanNya, “Demi waktu”


Dimasa era dunia cyber seperti sekarang ini, sudah banyak aplikasi pelacakan waktu yang mampu membantu saya untuk menghitung waktu yang telah saya gunakan untuk melakukan suatu kegiatan.
Salah satunya adalah Toggl.com

Toggl merupakan salah satu aplikasi pelacak waktu berbasis awan yang populer karena kemudahannya digunakan, baik secara online maupun offline. Sebagian besar memang berbasis web, tetapi toggl memiliki aplikasi untuk desktop, iOS, dan android yang akan tersinkronisasi bersamaan.
Untuk memulai melacak waktu menggunakan toggle, saya hanya perlu menge-klik tombol “start”, dan pelacakan waktu akan dimulai untuk proyek apapun yang saya input, dan saya hanya harus menekan tombol “stop” ketika saya telah selesai bekerja atau selesai mengerjakan tugas saya. Benar-benar sesederhana itu.

Toggle juga memiliki integrasi pengaya untuk chrome, mozilla, android, iPhone dan desktop. Dengan salah satu pengaya tersebut, saya dapat menempatkan pengatur waktu ke dalam alat web apapun untuk melacak produktivitas saya. Semua data akan tersimpan di akun toggl saya.



Toggl juga berfungsi untuk membuat seluruh proses pelacakan waktu, baik dalam format jam 12 jam dan 24 jam, lebih mudah. Dengan demikian, mereka menawarkan berbagai macam fitur untuk aplikasi mereka.
Dengan Toggl, saya dapat menghapus entri yang tidak saya inginkan. Saya dapat melakukan ini di halaman Timer atau di Laporan Rinci. Saya juga dapat mengedit entri waktu saya setiap saat jika saya berurusan dengan hal hal yang mesti saya kerjakan saat itu juga.

Menambahkan entry secara manual? Bisa!

Terkadang saya harus menyelesaikan tugas kerja yang tidak ada di komputer. Untuk ini, ada opsi untuk menambahkan waktu secara manual.

Fitur keren lain dari Toggl adalah kemampuan untuk merekam setiap program dan situs web yang telah saya lihat lebih dari 10 detik. Dengan cara ini, saya mendapatkan pandangan menyeluruh tentang situs yang paling sering saya gunakan dan di mana saya menghabiskan waktu paling sedikit. Informasi ini dapat memberi saya wawasan penting tentang bagaimana saya menghabiskan waktu saya, dan membantu saya lebih baik menjadwalkan dan mengalokasikan waktu saya pada proyek-proyek masa depan.

Fitur utama yang membuat saya mantap mencoba Toggl adalah karena versi gratisnya saja sudah cukup bagi saya.

Sebenarnya, apa sih tujuan saya mencatat tiap detik yang saya jalani?

Saya hanya ingin memastikan bahwa saya masih ada di jalur yang benar. Jalur dimana saya memanfaatkan segala potensi yang saya miliki untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, baik bagi diri saya sendiri ataupun bagi orang lain.

Seperti contoh, saat awal saya mulai mencatat "pengeluaran waktu" saya:

Waktu yang saya catat adalah 5 jam, itu sudah termasuk multi-tasking yang saya lakukan, membuang waktu saya dengan mengecek timeline facebook atau sekedar chit-chat di whatsapp. Sementara 19 jam lainnya belum saya catat >.<
Tapi bisalah ditebak, saya menggunakannya untuk hal yang kurang produktif. :(

Untuk pencatatan hari ini (yang sebenarnya belum berakhir saat tulisan ini ditulis)

Saya sudah mulai dengan sadar memanfaatkan waktu saya sebaik mungkin.
Tidak lagi tergoda untuk sekedar scrolling timeline facebook atau hunting kupon THR di Line. Saya menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja dan menyelesaikan tugas.

Akhir kata, pelacakan waktu merupakan hal pertama yang mesti dilakukan untuk mengenali preferensi saya. Apakah reaktif atau proaktif. Apakah mudah terdistraksi atau memiliki rentang waktu konsentrasi yang cukup panjang?

#RuangBerkaryaIbu
#Ibu Profesional
#MandiriBerkaryaPercayaDiriTercipta
#KenaliPotensimuCiptakanRuangBerkaryamu
#Proyek2RBI
#Day20


Reactions:

Tulisan lainnya:

0 comments