Choose To Be Happy :)

24 Desember

Happiness alias kebahagiaan. Siapa sih yang belum pernah merasakan secuiiil aja kebahagiaan? Alhamdulillah yaa, Allah Maha Baik :)

Mencari kebahagiaan, menurutku adalah hal yang sangat manusiawi. Tapi, mungkin yang perlu disepakati adalah mencari atau mengejar kebahagiaan di luar diri kita adalah salah satu cara pasti untuk tidak pernah menemukannya.

---

"Kenapa Hero Power-ku melemah?" tanya Lu Bi 
"Karena otakmu kecil, dan kamu mengisinya dengan kekhawatiran" jawab Zhu Ge Liang - Legend Hero

Sebenarnya aku sudah menemukan telur hijauku, yaitu aktivitas mendesain, dan hasta karya (aktivitas yang bisa kulakukan secara mandiri dan sudah kulakukan sejak dahulu), serta yang membutuhkan orang lain / keluarga adalah aktivitas travelling serta mengolah data.

He3x lalu apa selanjutnya?

Pada materi kali ini, kami (mahasiswi kelas bunda cekatan) kembali "ditanya" mengenai ketrampilan apa saja yang perlu kami kuatkan supaya kebahagiaan kami tetap berjalan dengan aman nyaman dan tanpa gangguan ;)

Baiklah, mari kita mengurainya satu persatu.

Ketrampilan yang PENTING MENDESAK untuk segera dikuasai supaya aku bisa mendesain sesuka hati:
- manajemen waktu, penting, karena kadang aku lupa waktu bila sudah "kerja".
- manajemen emosi, penting, karena tidak semua hal berjalan sesuai dengan perencanaan (ku).


Ketrampilan yang PENTING TIDAK MENDESAK
- mengaji, penting, karena mengaji membuatku "ingat" bahwa hanya Allah-lah yang Maha Pencipta. Tidak mendesak, karena aku sudah menemukan jalur pendidikan di Rumah Tajwid


Ketrampilan yang TIDAK PENTING, MENDESAK
- Olahraga, karena cuaca yang semakin tidak menentu, alergiku pun sering sekali kambuh. Padahal saat ini kusudah (merasa) cukup asupan dari resep resep JSR setiap hari (kunir jeruk madu).


Ketrampilan yang TIDAK PENTING, TIDAK MENDESAK
- Menganalisa segala sesuatu. Ini nih sepertinya pencuri waktuku.. Aku suka menganalisa segala sesuatu, dan semenjak berkomunitas, rasanya inilah penyebab aku kurang berkembang maksimal. Menganalisa, sebetulnya merupakan bentuk lain dari mengolah data.
Menjadi tidak bermanfaat karena aku tidak punya peran di dalamnya. Ibarat komentator pertandingan bola gitu lah. Komentator sebaiknya hanya satu saja, yang lain tidak perlu lah ikut komen, begitu kira-kira, he3x.


Weww,, ternyata menjadi jujur butuh usaha juga yah, he3x

---

Jadi, untuk berikutnya, aku memutuskan untuk mengambil ketrampilan MANAJEMEN WAKTU dan MANAJEMEN EMOSI sebagai telur merah kali ini.
Doakan aku yaah!

#janganlupabahagia
#jurnalminggu2
#materi2
#kelastelurtelur
#bundacekatan1
#institutibuprofesional


Reactions:

Tulisan lainnya:

0 comments